Langkah Proaktif: Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena Terlibat Aktif dalam FGD Kebijakan Lingkungan Kabupaten Jayawijaya

WhatsApp Image 2023-11-10 at 17.35.04
Wamena, 9 November 2023 – Rektor Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena, Dr. H. Rudihartono Ismail, M.Pd., CRA., CRP., bersama dengan tiga dosen dari Fakultas Sains dan Teknologi, mengambil peran aktif dalam Forum Group Discussion (FGD) konsultasi public Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Jayawijaya Tahun 2025-2045. (9-10/11)
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari penuh di Ruang Rapat Setda Kantor Otonom Kabupaten Jayawijaya. Dalam momen ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya, Tony M. Mayor, dengan penuh semangat membuka FGD tersebut, didampingi oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
Para peserta yang turut serta dalam kesempatan ini melibatkan perwakilan dari berbagai sektor, termasuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), akademisi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), pemerhati lingkungan, dan organisasi yang berkomitmen dalam perumusan KLHS.

 

Tujuan FGD: Menuju Lingkungan yang Berkelanjutan

Forum Group Discussion ini diinisiasi sebagai bagian dari upaya menyelidiki, menganalisis, dan memahami persoalan-persoalan terkait masalah lingkungan di kawasan Jayawijaya. Para peserta berfokus pada seberapa penting Sustainable Development Goals (SDGs) dalam merumuskan kebijakan yang mendukung keberlanjutan.
Dalam suasana diskusi yang penuh antusiasme, para peserta berusaha untuk mengidentifikasi peran masing-masing pihak dan merinci beragam permasalahan yang dihadapi. Outline presentasi dalam FGD ini mencakup sejumlah poin kunci:
  1. Ruang Lingkup Kajian: Menyelidiki dan mendefinisikan ruang lingkup kajian terkait dengan KLHS RPJPD Kabupaten Jayawijaya Tahun 2025-2045.
  2. Gambaran Umum Wilayah Kajian: Membahas secara mendalam kondisi umum wilayah kajian, mencakup aspek geografis, demografis, dan ekonomis.
  3. Distribusi Luasan Jasa Ekosistem per Distrik di Kabupaten Jayawijaya: Menelusuri sejauh mana luasan jasa ekosistem di berbagai distrik di Kabupaten Jayawijaya.
  4. Wilayah Potensi Bencana – Inarisk BNPB Tahun 2021: Menganalisis potensi bencana di wilayah tersebut berdasarkan data dan informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
  5. Arahan Pemerintah Pusat tentang Pengelolaan Kehutanan: Menyoroti arahan dan kebijakan pemerintah pusat terkait pengelolaan kehutanan di tingkat daerah.
  6. Isu Strategis Lingkungan Hidup: Membahas isu-isu strategis yang berkaitan dengan lingkungan hidup di Kabupaten Jayawijaya.
  7. Isu Strategis RPD Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2024-2026: Merinci isu-isu strategis yang menjadi fokus dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Provinsi Papua Pegunungan.
  8. Isu Strategis KLHS RPJMN 2025-2045: Mengidentifikasi isu-isu strategis yang perlu diprioritaskan dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2045.
Sebagai akhir dari FGD, Aprianto Soni, M.Pd. dosen Perencanaan Wilayah dan Kota mewakili Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena menandatangani hasil diskusi yang dilakukan selama 2 hari tersebut.

 

Aprianto Soni, M.Pd. menandatangani hasil FGD tentang KLHS
 
Partisipasi aktif dari berbagai pihak diharapkan dapat menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam tentang kondisi lingkungan di Kabupaten Jayawijaya. Forum ini merupakan langkah penting menuju pembangunan yang berkelanjutan dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama merumuskan kebijakan yang mendukung keberlanjutan lingkungan hidup di masa depan. (AAT)

Post Terbaru