Rektor Universitas Amal Ilmiah (UNA’IM) Yapis Wamena Hadiri Upacara Pembukaan Pembinaan dan Pelaksanaan serta Palatihan/Training of Trainers (ToT) Pemantapan Nilai – Nilai Kebangsaan Lemhannas RI Angkatan II Tahun 2022

7

Rektor Universitas Amal Ilmiah (UNA’IM) Yapis Wamena berkesempatan hadir secara langsung dalam Upacara Pembukaan Pembinaan dan Pelaksanaan serta Upacara Pembukaan Pembinaan dan Pelaksanaan serta Palatihan/Training of Trainers (ToT) Pemantapan Nilai – Nilai Kebangsaan Lemhannas RI Angkatan II Tahun 2022 yang diselenggarakan pada hari Selasa, 12 Juli 2022, pukul. 08.00 WIB dan bertempat di Gedung Dwi Warna Purwa Lantai 1 Lemhannas RI, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 10 Jakarta Pusat. Dalam kegiatan ini diikuti oleh para peserta Pelatihan untuk Pelatih/Training of Trainers (ToT) Pemantapan Nilai – Nilai Kebangsaan Bagi Dosen, Guru dan dan Widyaiswara secara Virtual Angkatan II Lemhannas RI yang dilaksanakan dari tanggal. 22 – 31 Agustus 2022 dengan jumlah peserta mencapai 103 peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk fasilitator – fasilitator yang mengajarkan materi – materi Wawasan Nusantara dan Kebangsaan. Upacara Pembukaan Pembinaan dan Pelaksanaan serta Palatihan/Training of Trainers (ToT) Pemantapan Nilai – Nilai Kebangsaan Lemhannas RI Angkatan II Tahun 2022 ini dibuka langsung oleh Gubernur Lemhannas RI, Bapak Andi Widjajanto.

Dalam sambutannya, selain menyampaikan beberapa arahan pimpinan tentang pelaksanaan kegiatan, Bapak Andi Widjajanto, juga menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang telah bergabung dengan keluarga besar Lemhannas. Selanjutnya beliau menambahkan, “dalam hal ini bagi setiap alumni dan keluarga besar Lemhannas RI harus memahami logo, semboyan, fungsi dan tugas Lemhannas itu sendiri. Terutama motto Tan Hana Dharma Mangrwa yang memiliki arti Tan (tidak) Hana (ada) Dharma (kewajiban, aturan, dan kebenaran) Mangrwa (mendua) yang memiliki makna Tidak ada kebenaran yang mendua. Terkait current geopolitics yang sedang terjadi secara global, bukan hanya Sri Langka dan Zimbabwe yang telah mengalami krisis nasional dan hyper-inflasi, namun hal ini juga menjadi permasalahan global yang terjadi di beberapa negara di berbagai belahan dunia lain termasuk Amerika dan Jerman. Pada Pelatihan untuk Pelatih Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan ini akan menerapkan 3 metode pembelajaran sekaligus, yaitu pedagogik, andragogik dan heutagogik. Metode Pembelajaran Pedagogik diharapkan pembelajaran menjadi menyenangkan, membahagiakan dan menyukseskan. Metode Pembelajaran Andragogik terjadi ketika pembelajaran orang dewasa yang akan menyiapkan generasi muda untuk menghadapi masa depan. Dan metode pembelajaran heutagogik akan menjadikan setiap peserta selalu belajar, di mana dan kapan pun, walau sudah tidak berdinas atau berhubungan dengan pendidikan dan pelatihan”.

Lemhannas RI yang dulunya disebut sebagai Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia, merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri yang menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan Kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang politik, hukum, dan keamanan. Lemhannas RI dipimpin oleh Gubernur Lemhannas RI. Lemhannas RI memiliki 3 tugas pokok, yaitu pertama adalah menyelenggarakan pendidikan penyiapan kader dan pemantapan pimpinan tingkat nasional yang berpikir komprehensif, integral, holistik, integratif dan profesional, memiliki watak, moral dan etika kebangsaan, negarawan, berwawasan nusantara serta mempunyai cakrawala pandang yang universal. Tugas pokok kedua adalah menyelenggarakan pengkajian yang bersifat konsepsional dan strategis mengenai berbagai permasalahan nasional, regional, dan internasional yang diperlukan oleh Presiden, guna menjamin keutuhan dan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tugas pokok ketiga yaitu, menyelenggarakan pemantapan nilai-nilai kebangsaan guna meningkatkan dan memantapkan wawasan kebangsaan dalam rangka membangun karakter bangsa. Karena tugas ketiga inilah maka kegiatan Pelatihan untuk Pelatih atau Training of Trainer (TOT) Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan Tahun 2022 diselenggarakan bagi 300 orang Guru, Dosen, dan Widyaiswara di seluruh Indonesia yang dibagi 3 angkatan, Angkatan I dibuka pada hari Selasa, 18 Januari 2022 lalu, Angkatan II dibuka pada 12 Juli 2022 ini dan Angkatan III masih menunggu jadwal selanjutnya.

Pelatihan untuk Pelatih atau Training of Trainer (TOT) Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan kali ini diselenggarakan secara virtual karena mengingat masih terdapatnya kekhawatiran terhadap Covid-19. Namun acara pembukaan dan penutupan dilaksanakan secara hybrid, di mana 100 orang undangan yang mewakili setiap angkatan hadir secara offline dan sisanya mengikuti acara melalui aplikasi Zoom meeting. Harapan besar pada Pelatihan untuk Pelatihan Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan, diharapkan dapat melahirkan kader bangsa yang peduli dan bersemangat untuk menjadi agen perubahan yang mampu menyebarkan nilai-nilai kebangsaan di tengah-tengah masyarakat Indonesia yang majemuk dan heterogen. (SI)

Post Terbaru